Membobol Toko Ponsel, Seorang Warga Lhokseumawe Diamankan Polisi

Membobol Toko Ponsel, Seorang Warga Lhokseumawe Diamankan Polisi

Nasional Aceh.com, Aceh Barat – Seorang warga Lhokseumawe berinisial Ayah B diamankan jajaran Polres Aceh Barat atas dugaan kasus pembobolan toko telepon selular milik Agus alias Akiong yang berada di Jalan Teuku Umar, Desa Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Ayah B diringkus personil Polres Aceh Barat di kampung halamannya Lhokseumawe setelah dibantu jajaran Polres Lhokseumawe pada Jumat, (10/5) sekira pukul 03.30 WIB.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Bobby Aria Prakasa SIK, mengatakan pelaku Ayah B diduga melakukan aksi bersama dengan dua rekannya yang lain.

"Personil Reskrim Polsek Johan Pahlawan gabungan dengan Polres Aceh Barat dibantu Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan beberapa informasi terhadap tiga orang dugaan pencurian. Dan selanjutnya berhasil mengamankan satu orang berinisial Ayah B," kata Kapolres dalam keterangan persnya, di Mapores setempat, Selasa, (14/4).

Menurutnya, pencurian toko telepon selular terjadi pada 15 Maret 2019. Diketahuinya ada pembobolan toko ponsel itu setelah terlihat pintu berlubang yang ditemukan oleh salah seorang pekerja di toko tersebut.

Mendapat informasi tersebut, kata Bobby, Agus pemilik toko ponsel pagi itu juga melaporkan kasus tersebut ke Polsek Johan Pahlawan.

"Saat ia melihat pintu tokonya berlubang, lalu ia memeriksa barang ditokonya, dan kehilangan beberapa unit barang lalu dia melapor ke kita," ucapnya.

Menurut Kapolres dalam aksinya sebelum melakukan pembobolan, tersangka terlebih dahulu menyiram pintu besi menggunakan air aki. Setelah pintu tersebut lunak, lalu dipress menggunakan dongkrak hingga pintu berlubang dan dapat dibuka dengan mudah.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan delapan unit ponsel berbagai merek, dua unit sepeda motor yakni Honda Beat warna merah dengan nomor polisi BL 6429 NAH yang baru ia beli dari hasil penjualan sejumlah ponsel curian, dan beat warna putih dengan nomor polisi BL 5653 NN yang biasa diagunakan dalam aksinya melakukan pencurian.

Selain itu Polisi ikut menyita dongkrak yang digunakan untuk membobol toko ponsel milik Agus, satu lembar KTP atas nama Basyiruddin, kartu gold card milik Agus yang merupakan pemilik toko, dan juga dompet bermerek yang juga milik Agus. Atas perbuatanya Ayah B diancam hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

Sumber: ajnn.net

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel