Makmuri, Relawan Kubu 01: Gara-gara Pilpres Saya Bercerai dengan Istri

Makmuri, Relawan Kubu 01: Gara-gara Pilpres Saya Bercerai dengan Istri

NASIONALACEH.com | JAKARTA – Hajat besar Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 yakni pemilihan legislatif dan pemilihan presiden sudah selesai.

Puncaknya adalah pelantikan anggota DPR RI serta pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Kelar pelantikan presiden dan wakil presiden dilanjutkan dengan pelantikan Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/10/2019) oleh Presdien Joko Widodo.

Hajatan pemilu terutama Pilpres 2019 banyak menyisahkan sejumlah cerita yang belum terungkap ke publik. Pembelahan dua kubu yakni kubu 01 dan 02 begitu tajam dan kerasnya.

Jika kubu 01 atau 02 mendapat serangan yang terpampang di media sosial maka seketika pembelaan-pembelaan dari kubu masing-masing seperti banjir bandang, mengalir deras. Masing-masing merasa calonnya yang paling hebat.  

Pembelahan yang terjadi bukan saja terjadi di tataran kelompok besar, bahkan juga terjadi di komunitas terkecil juga yakni keluarga. Hasilnya akibat beda pilihan tersebut, membuat anggota keluarga tidak harmonis lagi. Bahkan puncaknya suami dan isteri bercerai.  Ini bukan cerita khayalan atau kisah imajiner. Ini fakta.

Adalah Makmuri (62) dan istrinya Daryanti (59) bercerai akibat beda pilihan presiden. 

Makmuri adalah warga Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berpisah dengan istrinya gara-gara pilpres.

Bukan saja dengan istrinya, Makmuri juga mengalami hal yang sama dengan dua anak laki-lakinya yakni Geri Sugiarto (36) dan Raka Kurniawan (24).

Daryanti bersama dua anaknya Geri dan Raka memilih dan membela calon presiden saat itu dengan nomor urut 02.

Sementara Makmuri bersama dua anak perempuannya yakni Muryanti (40) dan Novita (39) lebih memilih kubu 01.

"Saya benar-benar menyesal mas, hancur keluarga saya. Saya bercerai dengan istri," kata Makmuri saat bertemu dengan SINDOnews di masjid di lingkungan kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Makmuri bercerita, dia tidak mengerti nasibnya diusia senjanya jadi seperti ini. "Ini semua gara-gara pilpres kemarin, mas," tuturnya.   

"Saya dan istri tidak akur, juga dengan dua anak laki-laki saya juga tidak akur. Hancur saya," ujarnya lagi.

Makmuri merasa dia menjadi korban pilpres."Coba lihat saya jadi begini, tapi yang menikmati hasil pilpres ya orang lain," katanya dengan tatapannya melihat langit-langit masjid.


Sumber: sindonews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel