-->
Milad GAM ke-44, Ketua SIRAH Ingatkan Siapa Sebenarnya Musuh Bangsa

Milad GAM ke-44, Ketua SIRAH Ingatkan Siapa Sebenarnya Musuh Bangsa

NASIONALACEH.com | BANDA ACEH – Dalam perjuangan meraih kemerdekaan di masa silam, Aceh telah melewati banyak hal dan peristiwa. Konflik antara NKRI dan GAM telah menyisakan banyak luka mendalam. Setiap 4 Desember, Gerakan Aceh Merdeka kini berubah menjadi Komite Peralihan Aceh selalu memperingati hari deklarasi GAM di Pidie 44 tahun silam.

Di usia ke 44 tahun ini, semestinya kita kembali membuka mata dan memperhatikan arah bangsa. Sebagai bangsa besar, kita harus mengingat kembali musuh besar bangsa ini.

Melalui media NASIONALACEH.com, Dedy Saputra, S. Sos. I, putra Aceh yang penuh semangat dalam berkarya ikut membuka suara, berbicara pada kita semua menjawab sebuah tabir, dimana selama ini menjadi pertanyaan kita bersama, siapa sebenarnya musuh bangsa?.

Dedy yang merupakan ketua umum SIRAH itu, menyampaikan bahwa dengan diperingatinya milad GAM ke-44 ini, kita mesti mempelajari dan memahami kembali arah perjuangan bangsa. Perjuangan para pejuang Aceh di masa lalu harus benar-benar dilanjutkan dengan penuh keseriusan, kesungguhan dan serta dilakukan tanpa pamrih demi menyelamatkan bangsa ini dari beragam bentuk penjajahan.

Penjajahan di era ini sangat pintar berkamuflase, bahkan tak berwajah tetapi setiap kawasan dan pelosok Aceh terus terjajah. Generasi kian hancur dan mati dari penjajahan tak berwajah ini, atau diistilahkan dengan penjajahan melalui NARKOBA.

“Salah satu perjuangan para pejuang-pejuang Aceh masa dulu selain bersumpah setia membela bangsa, menyelamatkan generasi bangsa dari kencanduan narkoba juga telah menjadi cita-cita” kata Dedy saat diwawancarai media ini, Jum’at (4/12/20).

Dedy juga berharap, melalui momentum peringatan Milad GAM di usia 44 tahun ini, bangsa Aceh kian serius untuk memerangi narkoba yang sangat berpotensi menghancurkan generasi bangsa Aceh.

“Melalui momen itu pula kita mesti memahami lagi makna perjuangan secara menyeluruh, harus semakin cerdas mengenali musuh. Atau jika itu tidak kita lakukan dengan sungguh, bersiaplah generasi kita akan runtuh” tutup Dedy.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel